5 Dampak Buruk Konsumsi Makanan Prebiotik Berlebihan

Tubuh manusia membutuhkan miliaran bakteri dan organisme yang membantu pencernaan. Tidak semua bakteri dan organisme menimbulkan bahaya kesehatan. Faktanya, ada berbagai bakteri baik yang dibutuhkan tubuh termasuk salah satunya adalah bakteri dalam makanan prebiotik. Akan tetapi, jika berlebihan juga tidak baik karena akan menimbulkan beberapa dampak seperti di bawah ini.

1. Masalah Pencernaan

Meskipun melancarkan pencernaan, mengkonsumsi prebiotik berlebihan memberi efek samping masalah pencernaan. Efek yang dirasakan ini relatif ringan. Namun, bisa membuat beberapa orang merasa sangat tidak nyaman. Jika organ pencernaan Anda sensitif, Anda mungkin merasakan efek yang lebih kuat.

Berbagai gangguan pencernaan yang dirasakan seperti mual, muntah, perut kembung, pilek dan diare. Ini disebabkan oleh bakteri baik yang berkembang biak dan merangsang metabolisme tubuh terlalu cepat. Jika terlalu parah, tubuh bisa mengalami dehidrasi.

2. Sakit Kepala

Makanan kaya prebiotik terbentuk dari makanan yang mengandung protein fermentasi oleh bakteri. Bakteri yang paling umum ditemukan dalam makanan kaya probiotik termasuk tyramine, histamin, tryptamine, dan phenylethylamine. Bakteri-bakteri tersebut dapat merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan atau menurunkan aliran darah, dan menyebabkan sakit kepala.

Sakit kepala yang dirasakan bisa beragam jenis seperti migrain atau total. Sakit tersebut bisa menimbulkan nyeri di bagian kepala. Efek ini sering dirasakan oleh mereka yang sensitif.

3. Alergi Kulit

Meskipun jarang terjadi, pada beberapa orang prebiotik dapat menyebabkan ruam dan gatal. Masalah kulit ini dapat disebabkan oleh histamin, yang dapat menyebabkan gejala alergi kulit. Hentikan konsumsi makanan dengan prebiotik jika Anda mengalami ruam kulit atau gatal.

Cari pertolongan medis jika ruam parah, berlanjut, atau disertai dengan gejala mengkhawatirkan lainnya. Orang yang alergi terhadap prebiotik disarankan untuk tidak mengkonsumsi kembali produk yang mengandung bahan ini. Dalam beberapa kasus, alergi yang disebabkan oleh kelebihan probiotik hadir dengan gejala dada sesak, mulut bengkak, dan sakit kepala.

4. Kelebihan Pertumbuhan Bakteri Usus

Asupan prebiotik yang berlebihan juga dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri usus kecilĀ (SIBO/Small Intestine Bacterial Overgrowth). Terdapat berbagai jenis bakteri di usus kecil maupun besar dan saling mempengaruhi. Pertumbuhan bakteri yang berlebihan dari usus kecil terjadi ketika bakteri dari usus besar mulai berkembang biak di usus kecil.

Gejala SIBO ini mirip dengan sindrom iritasi usus besar, seperti mengalami gas di perut, kembung, dan diare. SIBO juga dapat menyebabkan masalah memori jangka pendek jika sudah terlalu parah. Tidak semua orang dengan sindrom iritasi usus memiliki SIBO, tetapi pertumbuhan bakteri berlebih lebih sering terjadi.

Mengonsumsi makanan prebiotik sangat penting selama masih dalam ukuran yang sesuai. Gizi dan nutrisi dalam tubuh lainnya juga harus dikontrol agar seimbang dan tidak menimbulkan efek negatif. Memiliki tubuh yang sehat harus diupayakan dari apa yang Anda makan sehari-hari.